Pengertian POD Secara Umum
1. Pengertian Pendidikan Orang Dewasa oleh UNESCO
Pengertian Pendidikan Orang Dewasa menurut Badan Pendidikan Dunia yang disebut UNESCO sebagaimana diungkapkan H. Suprijanto, dalam buku Pendidikan Orang Dewasa, yaitu: Pendidikan orang dewasa adalah "keseluruhan proses pendidikan yang diorganisasikan, apapun isi, tingkatan, metodenya, baik formal atau tidak, yang melanjutkan maupun menggantikan pendidikan semula di sekolah, akademi dan universitas serta latihan kerja, yang membuat orang yang dianggap dewasa oleh masyarakat mengembangkan kemampuannya, memperkaya pengetahuannya, meningkatkan kualifikasi teknis atau profesionalnya, dan mengakibatkan perubahan pada sikap dan perilakunya dalam perspektif rangkap perkembangan pribadi secara utuh dan partisipasi dalam pengembangan sosial, ekonomi, dan budaya yang seimbang dan bebas." (H.Suprijanto,2008:12)
2. Pengertian Pendidikan Orang Dewasa Menurut Bryson, Reeves, Fansler, dan Houle
Pendapat keempat ahli di atas dikemukakan oleh H. Suprijanto, yaitu menurut ketiga ahli ini "Pendidikan Orang Dewasa adalah semua aktivitas pendidikan yang dilakukan oleh orang dewasa dalam kehidupan sehari-hari yang hanya menggunakan sebagian waktu dan tenaganya untuk mendapatkan tambahan intelektual." (H.Suprijanto,2008:13)
3. Pengertian Pendidikan Orang Dewasa Menurut Reeves dkk
Menurut Reeves, Fansler, dan Houle dalam H.Suprijanto (2008:13) "pendidikan orang dewasa adalah suatu usaha yang ditujukan untuk pengembangan diri yang dilakukan oleh individu tanpa paksaan legal, tanpa usaha menjadikan bidang utama kegiatannya". Dalam definisi ini menekankan bahwa POD bukan usaha yang dipaksa dan tidak menjadikan usaha utamanya.
Salam
Evalita Harianja
Pengertian Pendidikan Orang Dewasa menurut Badan Pendidikan Dunia yang disebut UNESCO sebagaimana diungkapkan H. Suprijanto, dalam buku Pendidikan Orang Dewasa, yaitu: Pendidikan orang dewasa adalah "keseluruhan proses pendidikan yang diorganisasikan, apapun isi, tingkatan, metodenya, baik formal atau tidak, yang melanjutkan maupun menggantikan pendidikan semula di sekolah, akademi dan universitas serta latihan kerja, yang membuat orang yang dianggap dewasa oleh masyarakat mengembangkan kemampuannya, memperkaya pengetahuannya, meningkatkan kualifikasi teknis atau profesionalnya, dan mengakibatkan perubahan pada sikap dan perilakunya dalam perspektif rangkap perkembangan pribadi secara utuh dan partisipasi dalam pengembangan sosial, ekonomi, dan budaya yang seimbang dan bebas." (H.Suprijanto,2008:12)
2. Pengertian Pendidikan Orang Dewasa Menurut Bryson, Reeves, Fansler, dan Houle
Pendapat keempat ahli di atas dikemukakan oleh H. Suprijanto, yaitu menurut ketiga ahli ini "Pendidikan Orang Dewasa adalah semua aktivitas pendidikan yang dilakukan oleh orang dewasa dalam kehidupan sehari-hari yang hanya menggunakan sebagian waktu dan tenaganya untuk mendapatkan tambahan intelektual." (H.Suprijanto,2008:13)
3. Pengertian Pendidikan Orang Dewasa Menurut Reeves dkk
Menurut Reeves, Fansler, dan Houle dalam H.Suprijanto (2008:13) "pendidikan orang dewasa adalah suatu usaha yang ditujukan untuk pengembangan diri yang dilakukan oleh individu tanpa paksaan legal, tanpa usaha menjadikan bidang utama kegiatannya". Dalam definisi ini menekankan bahwa POD bukan usaha yang dipaksa dan tidak menjadikan usaha utamanya.
Salam
Evalita Harianja

Komentar
Posting Komentar